Presidium MW KAHMI Papua Barat, dr. Alwan Rimosan saat menyerahkan materi usulan program kepada Koordinator Presidium MN KAHMI, Ahmad Doli Kurnia Tanjung pada arena Rakernas KAHMI, Mei 2023 lalu. (Foto: Istimewa)

Manokwari- Pertengahan Bulan Mei 2023 lalu, MW KAHMI Papua Barat mengirimkan utusan mengikuti Rapat Kerja Nasional KAHMI di Bogor, Jawa Barat. Sejumlah program dan isu dibawa dalam Rakernas tersebut.

Satu-satunya utusan MW KAHMI Papua Barat yang hadir di arena Rakerna KAHMI 2023 adalah Presidium MW KAHMI Papua Barat, dr. Alwan Rimosan.

Pada forum tahunan itu, MW KAHMI Papua Barat membawa sejumlah poin program dan rekomendasi untuk diakomodir menjadi program Majelis Nasional KAHMI. Program tersebut di antaranya terkait dengan keamanan di wilayah Papua dan Papua Barat. MW KAHMI menilai, dalam beberapa waktu belakangan, keamanan di sejumlah daerah di Papua dan Papua Barat sedikit terganggu. MW KAHMI Papua Barat berharap MN KAHMI mengawal dan mendesak pemerintah, khususnya aparat keamanan bisa memberikan rasa aman bagi seluruh masyarakat di Papua. Dalam paparan laporan, juga diminta penyelesaiakan konflik di Tanah Papua diselesaikan dengan cara-cara yang bermartabat dan tidak menimbulkan korban jiwa.

Hal lain yang disampaikan adalah soal pengentasan masalah stunting dan kemiskinan ekstrem yang masih dirasakan sebagian masyarakat di Papua. Saat ini persoalan peningkatan kualitas sumber daya manusia di Papua Barat, terhalang dengan angka stunting yang tinggi. Di beberapa kabupaten, angka stunting jauh di atas rata-rata nasional. Untuk itu, MW KAHMI di forum Rakernas meminta MN turut berpartisipasi dalam program nyata menekan angka stunting tersebut.

Program lainnya yang dirasa penting dan jadi perhatian KAHMI adalah perihal kemiskinan ekstrim. Catatan KAHMI, kemiskinan ini berbanding lurus dengan kondisi kesehatan masyarakat, terutama stunting dan gizi buruk. Jika tidak diatasi, maka hal ini akan berpengaruh pada pembangunan SDM di Papua Barat.

Sejumlah persoalan yang disampaikan di arena raker dan dibawa oleh salah satu Presidium MW KAHMI Papua Barat, dr. Alwan Rimosan juga pernah disampaikan dalam forum Musyawarah Nasional (MUNAS) XI KAHMI di Palu pada akhir 2022. (tim)


0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Avatar placeholder

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *