Koordinator Presidium MW KAHMI Papua Barat, Hasan Makasar (kanan) bersama Koordinator Presidium MD Kaimana, Sahri dalam satu kegiatan. (Foto: Istimewa)

Manokwari- Majelis Wilayah (MW) KAHMI Papua Barat berkomitmen menciptakan kedamaian di tahun politik ini. Proses suksesi di setiap negara untuk memilih pemimpin sangatlah lumrah. Sehingga proses-proses yang diakui konstitusi tersebut harus didukung penuh.

Penegasan itu disampaikan Koordinator Presidium MW KAHMI Papua Barat, Hasan Makasar.

Sebagai organisasi yang berisi para cendekiawan dan terpelajar, menurut Hasan, sudah seharusnya jika para anggota KAHMI ikut memberi gagasan mencerahkan. Hasan juga tidak menampik jika banyak kader KAHMI kini bergabung dalam berbagai partai politik. Sehingga sudah seharusnya jika mereka turut memberi pelajaran politik yang baik kepada rakyat Indonesia demi terwujudnya demokrasi di Indonesia.

“Kader KAHMI, ada di partai-partai politik. Bukan satu atau dua orang, tapi sangat banyak. Komitmen kami adalah menjaga berjalannya proses demokrasi ini secara baik. Tanggung jawab kita bersama di KAHMI melihat demokrasi bagi bangsa ini berjalan baik,” ujar Hasan.

Dia berpesan, meski berbeda haluan politik anggota KAHMI harus bisa memberi contoh kepada masyarakat untuk tetap menjaga silahturahmi dan kedamaian negeri ini. Jangan hanya karena kepentingan sesaat hubungan silahturahmi antar anak bangsa menjadi renggang.

“Kita harus tetap menjaga persatuan dan kesatuan sebagai anak bangsa. Perbedaan adalah rahmat dari Allah jadi harus kita syukuri. Berbeda pilihan politik sudah biasa bagi anggota KAHMI. Sehingga itu juga yang hendak kami tularkan dan contohkan kepada masyarakat di tahun politik ini. Kita di Papua sudah sangat terbiasa melihat adanya perbedaan. Namun hingga kini kita tetap bisa menjaga hubungan baik antar sesame,” tandas putra asli Misool, Raja Ampat ini. (tim)


0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Avatar placeholder

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *